Laboratorium Kimia di Bandung Kembangkan Metode Uji Cepat

Bandung, Indonesia - Sebuah laboratorium kimia independen memperkenalkan metode analisis cepat untuk mendeteksi residu pestisida pada berbagai jenis sayuran segar. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi preparasi sampel sederhana dan instrumen spektrofotometri portabel, sehingga waktu analisis dapat dipersingkat menjadi sekitar 15 menit.
Menurut kepala laboratorium, metode baru ini dikembangkan untuk mendukung kebutuhan industri pangan, distributor, dan pemerintah dalam melakukan pengujian keamanan pangan secara lebih efisien. Selama tahap validasi internal, metode tersebut menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi untuk beberapa kelompok pestisida yang umum digunakan pada komoditas hortikultura.
Selain mempercepat proses analisis, penggunaan peralatan yang lebih ringkas juga diharapkan dapat memperluas akses layanan laboratorium ke berbagai daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan fasilitas pengujian.
Laboratorium tersebut berencana bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan pelaku industri pangan untuk melakukan uji lapangan dalam skala yang lebih luas sebelum metode ini diterapkan secara komersial. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan standar pengujian laboratorium kimia sekaligus memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan di Indonesia.